Kebayang Ngak? Gimana Jadinya Jika Pakai Air Kotor Bertahun-tahun?

Taukah kalian? Di sebuah daerah kecil bernama Batu Gara, warga hidup dengan Air yang mereka gunakan setiap hari berwarna keruh, berbau, dan sering kali penuh kotoran. Bukan cuma untuk mandi atau mencuci, tapi juga untuk memasak dan bahkan mereka terpaksa untuk minum.

Sudah bertahun-tahun mereka mengandalkan air dari sungai kecil dan sumur dangkal yang kualitasnya jauh dari kata layak. Bukan karena mereka tidak tahu bahayanya, tapi karena memang tidak ada pilihan lain.

Nah gimana kondisinya dengan air yang kamu pakai di rumah, Bersih? Layak? Atau cuma terlihat bening padahal belum tentu aman?, pernah nggak kalian ngebayangin kalau kalian ada di posisi itu? Hidup bertahun-tahun tanpa air bersih, bahkan tidak layak untuk dikonsumsi?, pernah nggak sih kalian berpikir apakah air yang ada di rumah kalian benar-benar aman dan layak? Kadang, air yang terlihat jernih saja belum tentu bebas dari bakteri dan zat berbahaya apalagi air yang sudah jelas keruh dan kotor.

Di Batu Gara dan banyak daerah serupa, air yang digunakan warga rentan mengandung E.coli, logam berat, hingga parasit mikroskopis yang bisa menyebabkan berbagai penyakit. Menurut data dari WHO, sekitar 2 miliar orang di dunia masih menggunakan sumber air minum yang terkontaminasi tinja. Akibatnya, lebih dari 500.000 orang meninggal setiap tahun karena diare yang disebabkan oleh air tidak bersih. Itu belum termasuk penyakit lain seperti kolera, disentri, tifus, hingga infeksi kulit dan saluran pernapasan.

Namun dampaknya bukan hanya soal fisik. Hidup dengan ketidakpastian akan air bersih juga menyebabkan stres berkepanjangan, kecemasan, dan kelelahan mental. Bayangkan harus bangun pagi-pagi hanya untuk mencari air. Atau harus memilih: air ini untuk diminum, atau untuk mandi anakku hari ini?

Ini bukan cerita fiksi, ini adalah kenyataan sehari-hari bagi jutaan orang di Indonesia. Dan bukan hanya terjadi di satu tempat, Kampung Batu Gara hanyalah satu dari sekian banyak wilayah yang mengalami krisis serupa.

Sering kali kita anggap remeh air bersih. Kita pikir itu soal kenyamanan, soal mandi yang segar, atau masak yang lebih enak. Padahal, air bersih adalah pondasi utama kesehatan. Tanpa itu, tubuh rentan sakit, anak-anak tumbuh tidak optimal, dan beban mental keluarga meningkat.

Masalah air bersih adalah masalah serius. Ini bukan sekadar urusan satu kampung atau satu desa, ini urusan kita semua. Karena air adalah kebutuhan dasar yang seharusnya bisa diakses oleh siapa pun, bukan hanya mereka yang tinggal di kota besar.

Mari kita bantu saudara-saudara kita di Batu Gara dan tempat lainnya untuk bisa menikmati hak yang sama: akses terhadap air bersih dan sehat.
Satu langkah kecil bisa menyelamatkan banyak kehidupan.

Kirim Pesan
Mereka butuh uluran tangan kita. Karena sedikit bantuan dari #parapenderma adalah harapan besar bagi mereka